
Akademi Mubaligh Muda Muhammadiyah Mojoroto (AM4) dibentuk sebagai solusi atas tantangan kurangnya ulama muda dalam jaringan Muhammadiyah. AM4, yang diprakarsai oleh Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kota Kediri, akan memulai program pelatihan pada awal Oktober 2023, yang akan berlangsung di Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Kota Kediri.
Chandra Aditya, Wakil Ketua PCM Mojoroto dan juga ketua program ini, menjelaskan pentingnya mendidik dan melatih mubaligh muda Muhammadiyah yang berkompeten dan memiliki kapabilitas yang kuat.
Selain itu, sebagai Sekretaris Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Kediri, ia berharap agar para mubaligh muda Muhammadiyah dapat menjadi solusi bagi masalah yang dihadapi umat.
“Kami berharap dapat menerima 20 peserta dalam tahun pertama yang benar-benar serius dan siap untuk menjalani pelatihan yang intensif ini.
Tujuan kami adalah agar mereka mampu memberikan manfaat nyata, terutama bagi masjid-masjid Muhammadiyah yang selama ini merasa kekurangan mubaligh muda berkualitas, terutama dalam hal imam masjid yang memiliki standar yang tinggi,” jelasnya dalam wawancara dengan PWMU.CO pada Rabu, 13 September 2023.
Program pelatihan ini mencakup berbagai materi penting seperti fikih, tarjih, nahwu sharaf, tahsin, dan Kemuhammadiyahan. Para pemateri yang terlibat dalam program ini antara lain Ki Ali Mursidi (Wakil Ketua PDM Kota Kediri Bidang Tarjih dan Tajdid), Gunardi El-Banjari (Ketua Majelis Tabligh PDM Kota Kediri), Suriadi (Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Kota Kediri), dan Suwoto (CMM Kota Kediri).
Dengan demikian, AM4 bertujuan untuk menghasilkan mubaligh muda yang berkualitas dan siap mengemban tanggung jawab dalam masyarakat Muhammadiyah.