Pesan Ketua PDM Kota Blitar di Acara Rapimda II PDPM Kota Blitar

Pesan Ketua PDM Kota Blitar di Acara Rapimda

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Blitar menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) yang ke-2, Jumat (24/11/2023). Acara yang berlangsung di Hall Rumah Makan Joglo Kanigoro ini mengangkat tema “Pemuda Negarawan, Harmoni Memajukan Kota Blitar”.

Rapimda II yang termasuk salah satu rangkaian acara menjelang Musyawarah Daerah dibuka langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Blitar, Lukiarto SKM. Saat membuka acara, Lukiarto turut menyinggung tema Rapimda yang diangkat. Menurutnya tema tersebut memiliki makna yang sangat mendalam sekaligus menyiratkan tugas berat.

“Negarawan ialah mereka yang rela berkorban, mengorbankan kepentingan pribadi dan keluarga demi kemajuan bangsa.” kata Lukiarto. “Sedangkan harmoni, ialah bagaimana kita mengemas langkah-langkah strategis itu dalam bingkai kerukunan dan keharmonisan.”

Baca Juga :  Apta Veda Valencia Nahkodai PR IPM SMP Muhammadiyah 1 Blitar 2023-2024

Jika dikaitkan dengan dunia politik, menurut pria yang akrab disapa Pak Luluk itu, pemuda ialah ujung tombak dan aktor utama. Maka pemuda harus memahami kontestasi itu sebagai ajang memainkan peran dengan baik. Pun termasuk kader-kader Pemuda Muhammadiyah.

“Pemuda Muhammadiyah harus mengambil peran sebagai pelaku atau pemain utama, bukan mereka yang dimainkan oleh politikus.” tuturnya.

rapimda pdpm kota Blitar

3 Pesan Ketua PDM Kota Blitar

Selain menyinggung makna yang tersirat dari tema Rapimda II PDPM Kota Blitar, Ketua PDM Kota Blitar juga menuturkan 3 pesan penting.

Jaga harmonisasi

Menjelang kontestasi politik dan pemilu, beda pilihan itu wajar, beda pendapat boleh, yang penting tetap rukun dan saling menghargai satu sama lain.

Baca Juga :  Kukuhkan PDNA Kota Blitar, Ini Pesan Semangat PWNA Jawa Timur

“Jangan sampai, hanya karena berbeda pilihan calon, saudara jadi musuh dan yang dekat menjadi jauh.”

Tidak boleh melupakan sejarah

Bangsa yang besar ialah mereka yang belajar dari perjuangan sejarah. Untuk itu Pemuda Muhammadiyah harus mampu melakukan telaah perjuangan para pahlawan yang telah gugur.  Terutama sumbangsih pemikiran para ulama dalam kemerdekaan Indonesia.

Perluas kazanah keilmuan

Sebagai penerus perjuangan pendiri bangsa, Pemuda Muhammadiyah tidak boleh berhenti belajar. “Teruslah perluas wawasan dan khazanah keilmuan agar kita semakin maju dalam perjuangan dan bijaksana dalam bersikap.” terangnya.

Pembukaan Rapimda II PDPM Kota Blitar kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Uniknya, dalam sesi foto ini kader-kader Pemuda Muhammadiyah berpose dengan jari 1,2 dan 3 sebagai ekspresi dukungan terhadap paslon presiden.

Baca Juga :  PDNA Kota Blitar Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa serta Pengobatan Gratis

“Ini menjadi bukti, bahwa PDPM Kota Blitar terbuka kepada semua paslon, siapapun dia dan darimanapun partainya.” pungkas Nur Rozik, Ketua PDPM Kota Blitar.

Liputan: Rozak Al-Maftuhin
Editor: Majelis Pustaka dan Informasi

Bagikan ke:

Recommended For You

About the Author: Majelis Pustaka dan Informasi

Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) merupakan Badan Pembantu Pimpinan yang membidangi informasi, publikasi, dan digitalisasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Blitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *